أنَّ رَسُولَ
اللهِ صَلَّى اللَّهُ عليه وَسَلَّمَ أَقْبَلَ ذَاتَ يَومٍ مِنَ العَالِيَةِ،
حتَّى إذَا مَرَّ بمَسْجِدِ بَنِي مُعَاوِيَةَ دَخَلَ فَرَكَعَ فيه رَكْعَتَيْنِ،
وَصَلَّيْنَا معهُ، وَدَعَا رَبَّهُ طَوِيلًا، ثُمَّ انْصَرَفَ إلَيْنَا، فَقالَ
صَلَّى اللَّهُ عليه وَسَلَّمَ: سَأَلْتُ رَبِّي ثَلَاثًا، فأعْطَانِي ثِنْتَيْنِ
وَمَنَعَنِي وَاحِدَةً، سَأَلْتُ رَبِّي: أَنْ لا يُهْلِكَ أُمَّتي بالسَّنَةِ
فأعْطَانِيهَا، وَسَأَلْتُهُ أَنْ لا يُهْلِكَ أُمَّتي بالغَرَقِ فأعْطَانِيهَا، وَسَأَلْتُهُ
أَنْ لا يَجْعَلَ بَأْسَهُمْ بيْنَهُمْ فَمَنَعَنِيهَا
Sa’ad bin Abi Waqash mengatakan, bahwa suatu hari Rasulullah tiba dari tempat yang tinggi. Ketika
melewati masjid Bani Muawiyah (masjid al Ijabah), beliau masuk dan kemudian
sholat dua rakaat. Mereka pun sholat bersama dan Nabi SAW memanjangkan doa
kepada Allah lalu berpaling kepada mereka. Rasulullah SAW lalu bersabda, “Aku
memohon tiga perkara kepada Allah, maka Allah memberiku dua perkara dan menolak
satu perkara.
Aku memohon agar Dia tidak membinasakan umatku dengan kekurangan
pangan yang menyeluruh, maka Dia mengabulkannya, tidak membinasakan mereka
dengan ditenggelamkan, maka Dia mengabulkannya, dan tidak menimpakan permusuhan
di antara mereka, maka Dia menolaknya.” (HR Muslim) Halaman 171 Juz 8.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar